blog oseanografi

Dear readers,

Sampai saat ini saya belum mempersiapkan lagi tulisan berikutnya mengenai akuakultur berhubung sedang dihinggapi kesibukan dan kemalasan dan membuat soal UTS juga hehehe.

 Kali ini saya hanya ingin mempromosikan website/blog dari teman sekerja saya di FPIK Unpad yaitu Yusuf Awaludin. Beliau adalah dosen muda alumni Ilmu Kelautan UNDIP dan berkiprah di bidang oseanografi. Sepertinya dia sudah termakan rayuan saya untuk membuat blog :smile: .Blog beliau adalah tentang bidang oseanografi, lingkungan laut dan isu² seputar itu.. Anda bisa akses di sini (http://myawaludin.blogspot.com/).

Saya sendiri sudah dijadwalkan untuk memberikan pelatihan blogging di kalangan dosen di FPIK Unpad, alhamdulillah senior saya (Dr. Eddy Afrianto) sudah tertarik termakan rayuan saya dan melihat potensi blog untuk diseminasi ilmu pengetahuan yang dimiliki dosen. Rencananya ya seputar bagaimana membuat blog, sharing pengalaman ngeblog dan memperkenalkan platform blogging gratis seperti blogspot dan wordpress. Sebenarnya kalau dipertimbangkan, menulis melalui media blog sangat baik, minimal mengasah kemampuan menulis dan juga memberikan kesempatan bagi khalayak luas untuk berinteraksi dengan dosen.

Boleh dibilang, kegiatan blogging masih jarang dilakukan oleh akademisi dan saya memperkirakan ke depannya makin banyak yang terjun dan melihat potensi blog untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Ke depannya pengen juga mengompori mahasiswa untuk ngeblog dengan memberikan pelatihan serupa.

 Thanks, mungkin segitu aja dulu, terimakasih atas perhatiannya.

akuatika.net mengganti tampilan

Seperti Anda lihat sendiri, tampilan situs web ini saya rombak dengan penampilan yang saya inginkan. Perubahan ini didasarkan keinginan saya untuk menampilkan iklan lebih banyak untuk mengganti biaya hosting

Mudah-mudahan pembaca sekalian tidak terganggu dengan keberadaan iklan di sini.

Untuk konten, saya tetap fokus pada bidang akuakultur dan bioteknologi, tetapi sesekali akan ada tulisan saya yang iseng seperti artikel yang anda baca ini.

Thx for reading akuatika.net!

margin profit

Sedikit obrolan pengantar, seperti halnya berjualan barang, tentunya kita menginginkan juga profit yang tinggi dalam usaha akuakultur kita. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya nilai margin profit adalah tingginya nilai jual produk akuakultur (tapi tentunya harus ada selisih yang besar dibandingkan dengan biaya produksi).

Untuk mencari keuntungan besar tentunya kita memerlukan tahapan pemilihan spesies akuakultur tetapi keberadaan pengetahuan teknis dan teknologi penunjang mesti diperhitungkan untuk menjalankan proses produksi dengan baik. Jadi intinya spesies yang dipilih haruslah yang memiliki harga jual yang tinggi (biasanya akibat demand yang tinggi).

Pada kenyataannya,  dalam akuakultur skala kecil dan menengah seringkali mengalami kerugian akibat biaya produksi yang semakin membengkak (katakanlah akibat kenaikan harga pakan). Kalau hal yang begini terjadi mungkin usaha akuakulturnya dikategorikan sebagai food aquaculture dan belumlah dikategorikan sebagai business aquaculture. Di lain sisi, business aquaculture sebagai contoh pertambakan udang milik CPP adalah sebuah impian bagaimana seharusnya akuakultur itu dijalankan dimana profit yang didapat mampu mensejahterakan para pegawainya.

Kalau dipikir-pikir menjalankan sebuah food aquaculture yang bermodal minim dan dengan pemilihan spesies yang bernilai rendah, seharusnya tidak layak diusahakan, tapi tetap saja life goes on.

ada sumbangan pemikiran?

Gambar diambil dari Pontianak Post 

 lagi malas membuat artikel yang berat-berat

CJ FEED sudah menghapus tulisan saya

Pembaca,

Pada posting yang lalu saya mengungkapkan sebuah kesalahan CJ FEED yang telah menjiplak tulisan saya.

Kejadian ini rupanya membakar semangat teman2 blogger antara lain Kang Ade Sunarma dan Mas Arif Widarto (melalui posting ini). Saya mendapat dukungan moral dari Kang Ade yang menulis email ke admin dan ternyata mereka membalas. Kemarin sih saya nulisnya ke webmaster CJ Feed tetapi tidak direspon (Beda alamat email beda orangnya kali ya???).

Balasan email CJ Feed yang ditujukan kepada Kang Ade Sunarma pada intinya berisi bahwa mereka akan menghapus tulisan saya.

Adanya kejadian ini membuat saya harus berterimakasih pada temen2 yang mendukung saya secara moral (tanpa komando lho), ini membuktikan bahwa di alam maya pun solidaritas bisa terjalin walau kita tak pernah bertemu muka.

Bagi CJ Feed, walaupun mereka tidak mengontak saya, saya akhiri permasalahan ini dan memaafkan perbuatan kalian. Seharusnya malah kalian berterimakasih karena mendapat promosi gratis (walaupun negatif). Biasanya company kalo mau dibahas harus bayar paid review… hihihihi.. anyway buat Lusty (admin CJ Feed), salam kenal aja..

lain kali ngerjain PRnya jangan nyontek deh.